<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>June's Blog</title>
	<atom:link href="http://mzjune.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mzjune.wordpress.com</link>
	<description>Indahnya Kebersamaan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2009 03:26:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mzjune.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/42701441ea2f2b8667ae3a1119ee8b8f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>June's Blog</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mzjune.wordpress.com/osd.xml" title="June&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mzjune.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>15 Jenis Serangan Cracker</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/15-jenis-serangan-cracker/</link>
		<comments>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/15-jenis-serangan-cracker/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 03:23:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mzjune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mzjune.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali ketika kita menemukan kerawanan ataupun missconfiguration pada system sendiri, kita akan menganggap hal itu adalah hal yang kecil, karena kita menanggapinya bukan sebagai lubang keamanan. Tools maupun teknik yang digunakan cracker kebanyakan adalah variasi dari serangan yang mereka lakukan sebelumnya. Sebagai Administrator baik system maupun jaringan ataupun end user, Anda haruslah banyak belajar dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=44&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seringkali ketika kita menemukan kerawanan ataupun missconfiguration pada system sendiri, kita akan<br />
menganggap hal itu adalah hal yang kecil, karena kita menanggapinya bukan sebagai lubang keamanan.<br />
Tools maupun teknik yang digunakan cracker kebanyakan adalah variasi dari serangan yang mereka<br />
lakukan sebelumnya. Sebagai Administrator baik system maupun jaringan ataupun end user, Anda<br />
haruslah banyak belajar dari pengalaman penyerangan yang terjadi sebelumnya (walaupun serangan<br />
tersebut terjadi pada orang lain) untuk menghindari serangan yang akan terjadi berikutnya.  </p>
<p>Mengetahui jenis serangan sangat penting untuk menjaga stabilitas system, sehingga anda tidak perlu<br />
repot untuk menginstall system baru agar lebih aman, anda hanya perlu mempatch atau bahkan sedikit<br />
mengkonfigurasi system anda Mungkin bagi beberapa orang tulisan ini merupakan tulisan yang sangat<br />
mendasar, tapi tidak ada  salahnya jika anda sebagai seorang Profesional untuk mereview sesuatu yang<br />
dasar dari waktu ke waktu.. Artikel ini bukan ditujukan untuk menyerang tetapi sebaliknya yaitu untuk<br />
bertahan, karena menurut hemat saya untuk bertahan anda harus tahu cara menyerang. Dalam artikel ini<br />
terdapat serangan yang sering dilakukan oleh cracker dan disetiap serangan mempunyai metode-metode<br />
tersendiri, contohnya saja dalam melakukan IP spoofing yang mempunyai banyak metode diantaranya<br />
man in the middle attack. Dengan alasan diatas saya akan mencoba menggaris besarkan serangan-<br />
serangan umum yang sering dilakukan<br />
<span id="more-44"></span><br />
cracker dan harus diketahui oleh seorang Administrator maupun<br />
end user, sedangkan metode-metode yang lebih spesifik mungkin akan saya tuangkan dalam tulisan saya<br />
berikutnya baik itu penyerangan ataupun metode yang dilakukan untuk bertahan. Saya tahu tulisan berikut<br />
adalah jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik sangat saya harapkan.</p>
<p>1. IP Spoofing<br />
IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga<br />
sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar<br />
network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan<br />
serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari<br />
Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C. IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’<br />
packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk<br />
routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah<br />
untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker<br />
tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.<br />
Protokol yang menangani komunikasi antar komputer kebanyakan berhasil di spoof. ICMP (Internet<br />
Control Message Protocol) adalah salah satunya(vulnerable) karena protokol ini dilewati oleh informasi<br />
dan pesan-pesan kesalahan diantara dua node dalam network. Internet Group Message Protocol(IGMP)<br />
dapat dieksploitasi dengan menggunakan serangan tipe ini karena IGMP melaporkan kondisi kesalahan<br />
pada level user datagram, selain itu juga protokol ini mengandung Informasi routing dan Informasi<br />
Network. (UDP) User Datagram Protocol juga dapat ‘diminta’ untuk menampilkan identitas host sasaran. </p>
<p>Solusi untuk mencegah IP spoofing adalah dengan cara mengamankan packet-packet yang ditransmisikan<br />
dan memasang	screening policies. Enkripsi Point-to-point juga dapat mencegah user yang tidak<br />
mempunyai hak untuk membaca data/packet. Autentikasi dapat juga digunakan untuk menyaring source<br />
yang legal dan bukan source yang sudah di spoof oleh attacker. Dalam pencegahan yang lain,<br />
Admininistrator dapat menggunakan signature untuk paket-paket yang berkomunikasi dalam networknya<br />
sehingga meyakinkan bahwa paket tersebut tidak diubah dalam perjalanan.    </p>
<p>Anti Spoofing rules(peraturan anti spoof) yang pada dasarnya memberitahukan server untuk menolak<br />
packet yang datangnya dari luar yang terlihat datangnya dari dalam, umumnya hal ini akan mematahkan<br />
setiap serangan spoofing.</p>
<p>2. FTP Attack<br />
Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang<br />
diakibatkan oleh	malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk<br />
mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. </p>
<p>Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil<br />
resource didalam network tanpa adanya autorisasi,  sedangkan command shell dapat membuat seorang<br />
attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa<br />
membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang<br />
diserang.</p>
<p>Tidak pernah atau jarang mengupdate versi server dan mempatchnya adalah kesalahan yang sering<br />
dilakukan oleh seorang admin dan inilah yang membuat server FTP menjadi rawan untuk dimasuki.<br />
Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di<br />
upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow </p>
<p>Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce<br />
attack(menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui atau mensniff<br />
informasi yang berada dalam sistem </p>
<p>3. Unix Finger Exploits<br />
Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi<br />
diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan<br />
peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang<br />
sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk<br />
melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact. Utility ini juga<br />
menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada<br />
dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem.</p>
<p>Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha cracker dalam menembus sebuah<br />
sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi<br />
seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk<br />
memanfaatkan user agar ‘memberitahu’ password dan kode akses terhadap system.<br />
4. Flooding &amp; Broadcasting<br />
Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara<br />
significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa<br />
menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan<br />
dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua<br />
station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini<br />
adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya<br />
menyerah.</p>
<p>Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or<br />
volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas<br />
besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu<br />
network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup<br />
power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas<br />
proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar<br />
akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.</p>
<p>Attacker sering kali menggunakan serangan flooding ini untuk mendapatkan akses ke system yang<br />
digunakan untuk menyerang network lainnya dalam satu serangan yang dinamakan Distributed Denial Of<br />
Service(DDOS). Serangan ini seringkali dipanggil smurf jika dikirim melaluli ICMP dan disebut fraggles<br />
ketika serangan ini dijalakan melewati UDP.</p>
<p>Suatu node (dijadikan tools) yang menguatkan broadcast traffic sering disebut sebagai Smurf Amplifiers,<br />
tools ini sangat efektif untuk menjalankan serangan flooding. Dengan melakukan spoofing terhadap<br />
network sasaran, seorang attacker dapat mengirim sebuah request ke smurf amplifier, Network yang di<br />
amplifiying(dikuatkan) akan mengirim respon kesetiap host di dalam network itu sendiri, yang berarti<br />
satu request yang dilakukan oleh attacker akan menghasilkan pekerjaan yang sama dan berulang-ulang<br />
pada network sasaran, hasil dari serangan ini adalah sebuah denial of service yang tidak meninggalkan<br />
jejak. Serangan ini dapat diantisipasi dengan cara menolak broadcast yang diarahkan pada router.</p>
<p>TCP-level Flooding (kebanyakan SYN ATTACK) telah digunakan pada bulan februari tahun 2000 untuk<br />
menyerang Yahoo!, eBay dll yang menggunakan serangan DDOS(Distributed Denial Of Service).<br />
Network yang tidak menggunakan firewall untuk pengecekan paket-paket TCP biasanya bisa diserang<br />
dengan cara ini. </p>
<p>Beberapa fungsi penyaringan pada firewall (Firewall Filtering Function) biasanya akan mampu untuk<br />
menahan satu serangan flooding dari sebuah alamat IP, tetapi serangan yang dilakukan melalui DDOS<br />
akan sulit di cegah karena serangan ini seperti kita ketahui datangnya dari berbagai alamat IP secara<br />
berkala. Sebenarnya  salah satu cara untuk menghentikan serangan DDOS adalah dengan cara<br />
mengembalikan paket ke alamat asalnya atau juga dengan cara mematikan network(biasanya dilakukan<br />
oleh system yang sudah terkena serangan sangat parah).  </p>
<p>5. Fragmented Packet Attacks<br />
Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya<br />
mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa<br />
firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi<br />
alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash.<br />
Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk<br />
menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol. </p>
<p>Paket yang dipecah juga dapat mengakibatkan suasana seperti serangan flooding. Karena paket yang<br />
dipecah akan tetap disimpan hingga akhirnya di bentuk kembali ke dalam data yang utuh, server akan<br />
menyimpan paket yang dipecah tadi dalam memori kernel. Dan akhirnya server akan menjadi crash jika<br />
terlalu banyak paket-paket yang telah dipecah dan disimpan dalam memory tanpa disatukan kembali.<br />
Melalui cara enumerasi tentang topographi network sasaran, seorang attacker bisa mempunyai banyak<br />
pilihan untuk meng- crash packet baik dengan cara menguji isi firewall, load balancers atau content –<br />
based routers. Dengan tidak memakai system pertahanan ini, network sasaran jauh lebih rawan untuk<br />
perusakan dan pembobolan.</p>
<p>Karena paket yang dipecah(fragmented packet) tidak dicatat dalam file log sebelum disatukan kembali<br />
menjadi data yang utuh, packet yang dipecah ini memberikan jalan bagi hacker untuk masuk ke network<br />
tanpa di deteksi. Telah banyak Intrusion Detection System (IDS) dan saringan firewall(firewall filters)<br />
yang memperbaiki masalah ini, tapi masih banyak juga system yang masih dapat ditembus dengan cara<br />
ini.  </p>
<p>6. E-mail Exploits<br />
Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam  lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command<br />
manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode<br />
(malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan e-<br />
mail bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file<br />
aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function).</p>
<p>Serangan mail flood (flood =air bah) terjadi ketika banyak sekali e-mail yang dikirimkan oleh attacker<br />
kepada sasaran yang mengakibatkan transfer agent kewalahan menanganinya, mengakibatkan komunikasi<br />
antar program lain menjadi tidak stabil dan dapat membuat system menjadi crash. Melakukan flooding<br />
merupakan cara yang sangat kasar namun efektif, maksudnya untuk membuat suatu mail server menjadi<br />
down. Salah satu jalan yang menarik dalam melakukan serangan mail-flooding adalah dengan meng-<br />
exploitasi fungsi auto-responder (auto-responder function) yang terdapat dalam kebanyakan aplikasi<br />
email, ketika seorang attacker menemukan auto-responder yang sedang aktif dalam dua system yang<br />
berbeda, sang attacker bisa saja mengarahkan yang satu ke yang lainnya, karena kedua-duanya di set<br />
untuk merespond secara sacara otomatis untuk setiap pesan, maka kedua-duanya akan terus mengenarate<br />
lebih banyak e-mail secara loop(bolak-balik) dan akhirnya kedua-duanya akan kelelahan dan down.</p>
<p>Serangan memanipulasi perintah (command manipulation attack) dapat mengakibatkan sebuah system<br />
menjadi crash dengan cara menggulingkan mail transfer agent dengan sebuah buffer overflow yang<br />
diakibatkan oleh perintah (fungsi) yang cacat (contoh: EXPN atau VRFY). Perbedaan antara mail flood<br />
dan command manipulation: command manipulation meng-exploit kekuasaan milik	sendmail  yaitu<br />
memperbolehkan attacker untuk mengakses system tanpa informasi otorisasi(menjadi network admin<br />
tanpa diketahui) dan membuat modifikasi pada penjalanan program lainnya. Mengaktifkan command<br />
yang cacat seperti diatas juga dapat mengakibatkan seorang attacker mendapatlan akses untuk<br />
memodifikasi file, menulis ulang, dan tentunya saja membuat trojan horses pada mail server.</p>
<p>Penyerangan tingkat transport (transport level attack) dilakukan dengan cara mengexploit protokol pe-<br />
rute-an/pemetaan e-mail diseluruh internet: Simple Mail Tranport Protocol (SMTP). Seorang attacker<br />
dapat mengakibatkan kondisi kesalahan sementara (temporary error) di target system dengan cara meng-<br />
overload lebih banyak data pada SMTP buffer  sehingga SMTP buffer tidak bisa menanganinya, kejadian<br />
ini dapat mengakibatkan seorang attacker terlempar dari sendmail program dan masuk kedalam shell<br />
dengan kekuasaan adminitsrasi bahkan dapat mengambil alih root. Beberapa serangan exploitasi juga<br />
sering terjadi pada POP dan IMAP.</p>
<p>Pada saat kerawanan SMTP sulit untuk di exploitasi, attacker mungkin saja berpindah ke serangan<br />
tranport level jika ia tidak berhasil menyerang dengan cara command manipulation ataupun mail-flood.<br />
Serangan ini lebih digunakan untuk membuat gangguan daripada untuk menjebol suatu system. Seorang<br />
attacker biasanya akan menggunakan serangan jenis untuk mem flood Exchange Server dan memotong<br />
lalu lintas e-mail (trafic e-mail). Serangan ini juga dapat digunakan untuk membuat reputasi suatu<br />
organisasi menjadi buruk dengan mengirimkan spam atau offensive e-mail ke organisasi lainnya dengan<br />
sumber dan alamat dari organisasi tersebut.</p>
<p>Mail relaying, proses memalsukan asal/source email dengan cara meroutekannya ke arah mesin yang akan<br />
dibohongi, adalah type lain dari serangan transport-level. Teknik ini sangat berguna untuk membuat<br />
broadcasting spam secara anonymous. Berbagai macam isi(content) yang sering dikirim lewat e-mail<br />
dengan teknik ini biasanya adalah content-content yang merusak. Beberapa Virus dan Worms akan<br />
disertakan dalam e-mail sebagai file attachment yang sah, seperti variant Melissa yang nampak sebagai<br />
Ms Word Macro atau loveletter worm yang menginfeksi system dan mengemailkan dirinya sendiri ke<br />
users yang berada dalam address booknya outlook. Kebanyakan antivirus scanner akan menangkap<br />
attachment seperti ini, tetapi visrus dan worm baru serta variannya masih tetap berbahaya.</p>
<p>Serangan yang terakhir yang dilakukan oleh seorang attacker selain serangan diatas adalah dengan cara<br />
melakukan social enginering, kadang sang attacker mengirim e-mail dengan source memakai alamat<br />
admin agar users mengirimkan passwordnya untuk mengupgrade system.</p>
<p>7. DNS and BIND Vulnerabilities<br />
Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain<br />
(BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis<br />
yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation). </p>
<p>Kesalahan pada BIND sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru. Semenjak permulaanya, standar BIND<br />
merupakan target yang paling favorite untuk diserang oleh komunitas cracker karena beberapa<br />
kerawanannya. Empat kerawanan terhadap buffer overflow yang terjadi pada bulan Januari lalu hanya<br />
beberapa bagian dari kerawanan untuk diexploitasi oleh para cracker  agar mendapat akses terhadap<br />
system dan melakukan perintah dengan hak penuh (command execution priviledge).</p>
<p>Kerawanan pada BIND merupakan masalah yang sangat serius karena lebih dari 80 persen DNS yang<br />
berada di Jagat Internet dibangun menggunakan BIND. Tanpa adanya DNS dalam lingkungan Internet<br />
Modern, mungkin transmisi e-mail akan sulit, navigasi ke situs-situs web terasa rumit dan mungkin tidak<br />
ada hal mudah lainnya yang menyangkut internet.</p>
<p>Kerawanan BIND bukan hanya terletak pada DNS. System penerjemah alamat (number-address<br />
translator) merupakan subject dari kebanyakan exploit, termasuk untuk melakukan penyerangan di tingkat<br />
informasi, penyerangan Denial Of Service, pengambil alihan kekuasaan dengan hijacking.</p>
<p>Penyerangan di tingkat Informasi bertujuan untuk membuat server menjawab sesuatu yang lain dari<br />
jawaban yang benar. Salah satu cara untuk melakukan serangan jenis ini adalah melalui cache poisoning,<br />
yang mana akan mengelabui remote name server agar menyimpan jawaban dari third-party domain<br />
dengan cara menyediakan berbagai macam informasi kepada domain server yang mempunyai autorisasi.<br />
Semua pengimplementasian serangan terhadap DNS akan mempunyai kemungkinan besar untuk berhasil<br />
dilakukan jika jawaban dari suatu pertanyaan yang spesisfik bisa dibohongi (spoof).</p>
<p>DOS atau membuat Server tidak dapat beroperasi, bisa dilakukan dengan cara membuat DNS menyerang<br />
dirinya sendiri atau juga dengan cara mengirimkan traffic-flooding yang berlebihan dari luar, contohnya<br />
menggunakan “Smurf” ICMP flood. Jika suatu organisasi atau perusahaan memasang	authoritathive<br />
name server dalam satu segment yang terletak dibelakang satu link atau dibelakang satu physical area,<br />
maka hal ini akan menyebabkan suatu kemungkinan untuk dilakukannya serangan Denial Of Service.</p>
<p>Cracker akan mencoba untuk menyerang system melalui DNS dengan cara buffer overflow, yaitu salah<br />
satu exploit yang sangan berpotensi pada kerawanan BIND. Gangguan exploit terjadi karena adanya<br />
kelemahan dalam pengkodean/pemrograman BIND yang mengizinkan  seorang attacker untuk<br />
memanfaatkan code-code yang dapat dieksekusi untuk masuk kedalam system. Beberapa system operasi<br />
telah menyediakan patch untuk stack agar tidak dapat dieksekusi, sebagaimana juga yang dilakukan<br />
compiler (menyediakan patch) yang melindungi stack dari overflow. Mekanisme perlindungan ini<br />
stidaknya membuat cracker akan sulit menggunakan exploit.</p>
<p>Telah jelas bahwa mengupdate system secara berkala dan menggunakan patch adalah salah satu yang<br />
harus dilakukan untuk membangun security yang efektif, jika vendor dari DNS anda tidak menyediakan<br />
patch secara berkala, anda lebih baik mengganti software DNS anda yang menyediakan patch secara<br />
berkala, tentunya untuk menjaga kemanan system.<br />
Pada system Unix , BIND harus dijalankan sebagai root untuk mengatur port yang lebih rendah (kode-<br />
kode mesin). Jika software DNS dapat dibodohi untuk menjalankan code-code berbahaya, atau membuka<br />
file-file milik root, user local mungkin saja bisa menaikan kekuasaannya sendiri didalam mesin.  </p>
<p>Organisasi atau perusahaan yang mengubah authoritative server juga harus waspada bahwa mengganti<br />
server mereka dalam waktu yang bersamaan akan mengakibatkan domain mereka di hijack melalui cache<br />
poisoning. Mengubah server seharusnya dilakukan sebagai proses transisi. Untuk mencegah domain<br />
hijacking sebaiknya network admin terlebih dahulu menambahkn server barunya kedalam network<br />
infrastucture sebelum mengganti server yang lama.  </p>
<p>8. Password Attacks<br />
Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak<br />
perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi<br />
online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP.<br />
Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin<br />
saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka<br />
sesuatu yang dilindungi oleh password. Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang<br />
dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih<br />
karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat<br />
meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai<br />
hal ini dengan cara teknikal. Kebnayakan seranagn yang dilakukan terhadap password adalah menebak<br />
(guessing), brute force, cracking dan sniffing.<br />
Penebakan(guessing) password bisa dilakukan dengan cara memasukan password satu persatu secara<br />
manual ataupun dengan bantuin script yang telah diprogram. Kebanyakan user menggunakan hal-hal yang<br />
umum untuk password mereka diantaranya tanggal lahir, dan biasanya user tidak menghawatirkan tentang<br />
aturan yang berlaku pada perusahaan untuk menggunakan kombinasi alphanumeric dan minimal 7<br />
karakter. Jika saja user memakai tanggal lahirnya sebagai password maka hal penyerangan akan sangat<br />
mudah dilakukan, karena cracker tidak membutuhkan waktu yang lama hanya untuk menjebol 6 digit<br />
angka tanggal lahir. Beberapa user atau bahkan administrator dapat membuat pekerjaan cracker menjadi<br />
mudah andai saja mereka lupa untuk merubah password default dari sebuah software. </p>
<p>Sebenarnya, password guessing merupakan sesuatu yang sangat tidak efektif, dan dapat menghabiskan<br />
waktu. Network admin bisa dengan mudah mendetect serangan jika seorang attacker mencoba login<br />
dengan menebak password berkali-kali. </p>
<p>Brute-force merupakan serangan yang menggunakan logika yang sama dengan password guessing tetapi<br />
serangan brute-force lebih cepat dan lebih powerfull. Dalam tipe serangan ini seorang attacker<br />
menggunakan script (biasanya program cracking gratis) yang akan mencoba password-password<br />
umum(biasanya terdapat dalam dictionary). Tujuan dari serangan jenis ini adalah untuk mempercepat<br />
penemuan password sebelum network admin menyadari adanya serangan. </p>
<p>Walaupun serangan Brute-force lebih efisien daripada password guessing, kedua teknik tersebut pada<br />
dasarnya sama. Attacker umumnya lebih sulit untuk berhasil dengan kedua metoda tersebut. Lebih jauh<br />
lagi, kedua teknik tersebut sangat mudah di lawan dengan memanfaatkan features blacklisting, yang akan<br />
mengunci sebuah account user jika seseorang(attacker) berkali-kali memasukkan password secara tidak<br />
tepat. Contohnya, default blacklist dalam system unix adalah tiga kali (kesempatan memasukkan<br />
password).</p>
<p>Kelemahan dari perlindungan blacklist adalah bahwa feature blacklist ini dapat igunkan untuk menyerang<br />
system oleh attacker. Sebagai contoh, jika seorang attacker dapat mengidentifikasi siapa login name untuk<br />
network admin, sang attacker bisa saja menngunakan login name itu dan memasukkan password yang<br />
salah berulangkali dan akhirnya mengunci account admin ☺. Ketika sang admin sedang berusaha untuk<br />
mendapatkan aksesnya kembali, seorang attacker masih bisa untuk berhubungan dengan system.</p>
<p>Password cracking adalah metoda untuk melawan perlindungan password yang dienkripsi yang berada di<br />
dalam system. Dengan anggapan bahwa atacker telah masuk kedalam system, ia bisa saja mengubah<br />
kekuasaannya didalam system dengan cara meng crack password file menggunakan metode brute-force<br />
dictionary attack (mencocokan kata-kata yang berada dalam kamus dengan kata-kata yang dienkripsi<br />
dalam file password). Keberhasilan menggunakan cara ini bergantung pada kecepatan prosesor dan<br />
program yang dimiliki oleh attacker. Cara yang terbaik untuk menghindari serangan jenis ini adalah<br />
dengan memonitor kewenangan akses pada file.</p>
<p>Dengan cara mengintip lalulintas pada port telnet(23) ataupun HTTPD (80), seorang attacker dapat<br />
mendapatkan password yang digunakan untuk internet dan koneksi secara remote melalui proses yang<br />
dinamakan password snifing. Cara inilah yang paling mudah dilakukan karena kedua koneksi tersebut<br />
tidak menggunakan enkripsi, kecuali koneksi yang menggunakan SSL (secure socket layer) pada<br />
HTTPD(biasanya ada tanda gembok terkunci dibawah browser, yang menandakan transaksi aman) atau<br />
juga menggunakan SSH (Secure SHell) untuk koneksi ke mesin lain secara remote.</p>
<p>9.Proxy Server Attacks<br />
Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan<br />
proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai<br />
kekuasan untuk membaca dan menulis (read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem<br />
saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.</p>
<p>Jika firewal yang berada dalam trusted network tidak dikonfigurasikan secara optimal, khususnya untuk<br />
memblok akses dari luar, apalagi jika autentikasi dan enkripsi tidak digunakan, seorang attacker bisa<br />
menyerang proxy server dan mendapatkan akses yang sama dengan anggota trusted network lainnya. Jika<br />
attaker sudah masuk ke sistem ia tentunya bisa melakukan apa saja dan ia bisa melakukan<br />
DDOS(distributed denial of service) secara anoymous untuk menyerang network lain.</p>
<p>Router yang tidak dikonfigurasikan secara optimal juga akan berfungsi sebagai proxy server dan akan<br />
mengakibatkan kerawanan yang sama dengan proxy server.   </p>
<p>10. Remote Command Processing Attacks<br />
Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource<br />
sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota<br />
network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network).</p>
<p>Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan<br />
pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi<br />
perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.  </p>
<p>11. Remote File System Attack<br />
Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet— adalah tingkat TCP (TCP-<br />
Level) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network<br />
dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk<br />
mendapatkan akses ke direktori file.</p>
<p>Tergantung pada OS (operating system) yang digunakan, attacker bisa meng extrack informasi tentang<br />
network, sharing privileges, nama dan lokasi dari user dan groups, dan spesifikasi dari aplikasi atau<br />
banner (nama dan versi software). System yang dikonfigurasi atau diamankan secara minimal akan<br />
dengan mudah membeberkan informasi ini bahkan melalui firewall sekalipun. Pada system UNIX,<br />
informasi ini dibawa oleh NFS (Network File System) di port 2049. system Windows menyediakan data<br />
ini pada SMB (server messaging block) dan Netbios pada port 135 &#8211; 139(NT) dan port 445 pada win2k.  </p>
<p>Network administrator bisa meminimalisasi resiko yang akan terjadi dengan menggunakan Protokol-<br />
protokol tersebut dengan memberikan sedikit peraturan. Network dengan system windows, harusnya<br />
memblok akses ke port 139 dan 445 dari luar network, jika dimungkinkan. Dalam system unix port 2049<br />
seharusnya di blok, sharing file dibatasi dan permintaan file melalui	showmount(perintah dalam unix)<br />
seharusnya di catat dalam log.<br />
12. Selective Program Insertions<br />
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program<br />
penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ☺) pada<br />
system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini<br />
mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan<br />
membuka backdoor.</p>
<p>Biasanya antivirus yang dijual dipasaran akan dapat mendeteksi dan membersihkan program-program<br />
seperti ini, tetapi jika ada virus baru (anggap saja variant melissa) virus scanner belum tentu dapat<br />
menghadapi script-script baru. Beberapa network administrator melakukan pertahan terhadap malware<br />
dengan teknologi alternatif seperti behaviour blockers, yang memberhentikan kode-kode yang dicurigai<br />
berdasarkan contoh kelakuan malware, bukan berdasarkan signature. Beberapa aplikasi lainnya akan<br />
mengkarantina virus dan code-code yang dicurigai didalam daerah yang dilindungi, biasanya disebut<br />
sandboxes.</p>
<p>13. Port Scanning<br />
Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai<br />
macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi.<br />
Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk<br />
publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.</p>
<p>14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet<br />
Interception<br />
TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan<br />
informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force,<br />
serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.</p>
<p>TCP/IP Sequence Stealing adalah pemetaan dari urutan nomor-nomor (angka), yang bisa membuat packet<br />
milik attacker terlihat legal. Ketika suatu system meminta sesi terhadap mesin lain, kedua system tersebut<br />
saling bertukar nomor-nomor sinkronisasi TCP. Jika tidak dilakukan secara acak, Attacker bisa mengenali<br />
algoritma yang digunakan untuk meng –generate nomor-nomor ini. Urutan nomor yang telah dicuri bisa<br />
digunakan attacker untuk menyamar menjadi salah satu dari system tadi, dan akhirnya<br />
memperbolehkannya untuk melewati firewall. Hal ini sebenarnya efektif jika digunakan bersama IP<br />
Spoofing.</p>
<p>Melalui passive port listening, seorang attacker dapat memonitor dan mencatat (log) semua pesan dan file<br />
yang dikirim ke semua port yang dapat diakses pada target system untuk menemukan titik kerawanan. </p>
<p>Packet Interception adalah bagian (tepatnya pelapis) dari active listener program yang berada pada port di<br />
system sasaran yang berfungsi untuk menerima ataupun mengembalikan semua tipe pesan (data) spesifik<br />
yang dikirim. Pesan tersebut bisa dikembalikan ke unauthorized system, dibaca dan akhir nya<br />
dikembalikan lagi baik tanpa perubahan atau juga dengan perubahan kepada attacker, atau bahkan tidak<br />
dikembalikan. </p>
<p>Dalam beberapa versi atau juga menurut konfigurasi dari user SSHD(secured shell daemon), otentikasi<br />
bisa dilakukan dengan cara menggunakan public key (milik mesin tentunya). Jika seorang attacker<br />
mempelajari public key yang digunakan, ia bisa menciptakan atau memasukan paket-paket palsu. System<br />
sasaran akan menganggap pengirim paket palsu tersebut mempunyai hak akses.<br />
15. HTTPD Attacks<br />
Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd<br />
bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.</p>
<p>HTTPD Buffer Overflow bisa terjadi karena attacker menambahkan errors pada port yang digunakan<br />
untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string untuk menemukan tempat<br />
overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seorang attacker akan memasukkan<br />
string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan attacker<br />
akses ke command prompt.</p>
<p>Beberapa feature dari HTTPD bisa digunakan untuk meciptakan HTTPD byapass, memberi akses ke<br />
server menggunakan fungsi logging. Dengan cara ini, sebuah halaman web bisa diakses dan diganti tanpa<br />
dicatat oleh web server. Cara ini sering digunakan oleh para cracker, hacktivis dan cyber vandals untuk<br />
mendeface website.</p>
<p>Sedangkan kerawanan pada script-script web bisa terjadi pada semua bahasa pemrograman web dan<br />
semua ekstensi aplikasi. Termasuk VB, Visual C++, ASP, TCL, Perl, PHP, XML, CGI dan Coldfusion.<br />
Pada dasarnya, attacker akan mengexploitasi kelemahan dari sebuah aplikasi, seperti CGI script yang<br />
tidak memeriksa input atau kerawanan pada IIS RDS pada showcode.asp yang mengizinkan menjalankan<br />
perintah secara remote (remote command priviledges).</p>
<p>Melalui cross scripting dan cross-site scripting seorang attacker bisa mengexploitasi pertukaran cookies<br />
antara browser dan webserver. Fasilitas ini dapat mengaktifkan script untuk merubah tampilan web dll.<br />
Script ini bisa menjalankan malware, membaca infomasi penting dan meng expose data sensitive seperti<br />
nomor credit card dan password.</p>
<p>Pada akhirnya attacker dapat menjalankan denial of service dengan URL flood, yang dilakukan dengan<br />
cara mengulang dan terus mengulang permintaan terhadap port 80 httpd yang melalui batas TTL (time to<br />
live).</p>
<p>Beberapa user ataupun manager mungkin benci mendengar serangan-serangan tersebut. Tapi pada<br />
kenyataanya memang tidak ada yang benar-benar fix untuk mengamankan network ataupun website.<br />
Keamanan adalah suatu proses, bukan produk. Jika anda memasang firewall, IDSes(instrusion detection<br />
system), routers dan honeypots (system untuk jebakan) mungkin dapat menyediakan lapisan-lapisan<br />
untuk bertahan, tetapi sekali lagi peralatan paling canggih di dunia tidak akan menolong suatu organisasi<br />
sampai organisasi tersebut mempunyai proses untuk mengupgrade system, memakai patch, mengecek<br />
security pada system sendiri dan metode lain.<br />
Telah banyak perusahaan yang memakai IDSes tetapi tidak memonitor file log, mereka menginstall<br />
firewall, tetapi tidak mengupgradenya. Jalan terbaik untuk melindungi website maupun network dari<br />
serangan adalah mendekatkan keamanan sebagaimana tantangan yang sedang terjadi terhadap keamanan<br />
itu sendiri, terus berusaha, selalu ingat basicnya dan jangan lupa untuk berdoa&#8230;:)</p>
<p>Biografi Penulis<br />
Reza Muhammad, Lahir di Kota serba Berantakan: Jakarta 19 Januari 1984. Menamatkan SMU di<br />
SMUN 2 Bekasi bersama Mr. G-deg . Sedang menyelesaikan kuliah S1 di UIN<br />
Syarifhidayatullah Jakarta Jurusan Teknik Informatika. lagi getol-getolnya ngoprek MFC untuk porting<br />
“Program Susah”.  Saat ini sedang mendalami Security Linux dan Jaringan.</p>
<p>Informasi Lebih Lanjut tentang Penulis Bisa didapat melalui:<br />
URL: http://www.brainbench.com/transcript.jsp?pid=4351894<br />
Email :  withoutfx@telkom.net</p>
<p><strong><em>Artikel Populer IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mzjune.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mzjune.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=44&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/15-jenis-serangan-cracker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3bc3852ea937798e36a01f4517af74e4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mzjune</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Poles Windows XP</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/poles-windows-xp/</link>
		<comments>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/poles-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 03:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mzjune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mzjune.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang telah menggunakan windows xp sejak lama tentunya mengalami sebuah kejemuan sendiri dimana dalam beberapa tahun kita dihadapkan dengan tampilan windows yang itu-itu aja,dan tentunya bagi kita yang melirik sistem operasi Mac OS X atau sistem operasi teranyar microsoft Windows Vista akan merasa sangat terkesan dengan tampilannya yang elegan dan memukau. Mengganti sistem [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=38&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi   anda   yang   telah   menggunakan   windows   xp   sejak   lama   tentunya<br />
mengalami   sebuah   kejemuan   sendiri   dimana   dalam   beberapa   tahun   kita   dihadapkan<br />
dengan tampilan windows yang itu-itu aja,dan tentunya bagi kita yang melirik sistem<br />
operasi Mac OS X atau sistem operasi teranyar microsoft Windows Vista akan merasa<br />
sangat   terkesan   dengan   tampilannya   yang   elegan   dan   memukau.   Mengganti   sistem<br />
operasi   XP   dengan   sistem   operasi   terbaru   dengan   harapan   mendapatkan   tampilan<br />
berbeda tentunya bukanlah pilihan yang bijak karena selain harganya yang mahal sistem<br />
operasi terbaru juga mensyaratkan penggunaan hardware dengan spesifikasi tinggi yang<br />
berujung ujung pada duit.<br />
<span id="more-38"></span><br />
Kini   dengan   semakin   majunya   teknologi   perkembangan   software   kini   kita<br />
dapat memodifikasi XP kita menjadi lebih menarik dan lebih indah .Di dalam artikel ini<br />
akan dibahas bagaimana memodifikasi windows XP anda menjadi lebih menarik secara<br />
instan dan manual.<br />
Sebelum memodifikasi windows XP anda ada beberapa hal yang perlu anda ketahui :<br />
1. Aktifkan   sistem   restore   sebelum   melakukan   modifikasi windows   anda  karena walaupun   hanya   mengubah   tampilan   tidak   ada   salahnya   berjaga   jaga   (sedia<br />
payung sebelum hujan)<br />
2. Modifikasi hanya akan mengubah tampilan sistem dan tidak akan berpengaruh terhadap aplikasi apapun.<br />
Modifikasi Windows XP Secara Instan</p>
<p><strong>Modifikasi Secara Instan</strong><br />
modifikasi   secara   instan   akan   jauh   lebih   cepat   dan   mudah   daripada   cara</p>
<p>manual   namun   konsekuensinya   anda   tidak   dapat   memilih   dan   meminta   terlalu<br />
banyak.dari hasil modifikai tersebut<br />
terdapat dua macam tampilan desktop yang dapat anda pilih, dua program ini dipilih<br />
karena   sifatnya   yang  free   alias   gratis   dimana  anda  tidak   akan   dipungut   biaya   ketika<br />
mendownloadnya.<br />
–	FlayaKite OSX (Tampilan Desktop ala Mac OS X)<br />
–	Vista Inspirat (Tampilan Windows Vista dan Windows Transparan)<br />
Untuk   mendapatkan   Flayakite   OS   X   anda   dapat   mengunduhnya   pada   situs<br />
resminya di  http://osx.portraitofakite.com/  ukuran file installernya sekitar 31 MB jika<br />
anda   tidak   dapat   mengunduhnya   dari   situs   tersebut   anda   dapat   mencarinya   dengan<br />
bantua Bang Google  dengan menggunakan kata kunci “FlayaKiteOSX+Download”.<br />
Untuk   Vista   Inspirat   dapat   didownload   pada   situs   resminya   di<br />
http://www.crystalxp.net ukuran file installernya sekitar 27 MB.</p>
<p>Tampilan Flayakite OSX  pada windows XP<br />
<img src="http://mzjune.files.wordpress.com/2009/02/gambar1.jpg?w=300&#038;h=223" alt="gambar1" title="gambar1" width="300" height="223" class="alignnone size-medium wp-image-41" /><br />
Flayakite OSX akan memberikan nuansa yang berbeda pada tampilan windows<br />
anda flayakita juga mengganti sound theme,screen saver tambahan dan perubahan icon<br />
pada beberapa program seperti microsoft office dan progra-program bawaan windows.</p>
<p>Tampilan Vista Inspirat  pada windows XP<br />
<img src="http://mzjune.files.wordpress.com/2009/02/gambar21.jpg?w=300&#038;h=226" alt="gambar21" title="gambar21" width="300" height="226" class="alignnone size-medium wp-image-40" /></p>
<p><strong><em>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mzjune.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mzjune.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=38&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/poles-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3bc3852ea937798e36a01f4517af74e4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mzjune</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mzjune.files.wordpress.com/2009/02/gambar1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gambar1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mzjune.files.wordpress.com/2009/02/gambar21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gambar21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keyboard Shorcut di Microsoft Windows 98</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/keyboard-shorcut-di-microsoft-windows-98/</link>
		<comments>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/keyboard-shorcut-di-microsoft-windows-98/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 03:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mzjune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mzjune.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah anda bahwa anda sebenarnya dapat menjalankan suatu aplikasi bawaan dari Microsoft® Windows® 98 tanpa menggunakan klik mouse? Memang tidak setiap saat hal tersebut akan memudahkan anda, namun setidaknya dengan adanya shortcut ini membantu kerja anda saat menggunakan komputer yang menggunakan sistem operasi Microsoft®Windows®, khususnya Windows®98. Mungkin saja tips ini juga dapat diguna kan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=35&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa anda sebenarnya dapat menjalankan suatu aplikasi bawaan dari Microsoft®<br />
Windows®  98 tanpa menggunakan klik mouse?  Memang tidak setiap saat hal  tersebut akan<br />
memudahkan anda, namun setidaknya dengan adanya shortcut ini membantu kerja anda saat<br />
menggunakan komputer yang menggunakan sistem operasi Microsoft®Windows®, khususnya<br />
Windows®98.  Mungkin saja tips ini juga dapat diguna kan di sistem operasi Microsoft® Windows®<br />
lain di versi sesudah Windows 98.<br />
Shortcut ini memanfaatkan kombinasi penekanan setidaknya dua tombol keyboard. Anda tinggal<br />
menekan beberapa tombol keyboard yang disebutkan secara bersamaan untuk menggunakan shortcut<br />
(jalan pintas) berikut.<br />
<span id="more-35"></span><br />
Kombinasi Tombol Windows<br />
Saat ini telah banyak beredar keyboard yang memiliki tombol khusus, yang disebut dengan tombol<br />
windows. Biasanya tombol windows ini ada 2 dan terletak di baris paling bawah dari susunan<br />
tombol-tombol keyboard. Di sebelah kiri ada diantara tombol “Ctrl” dan tombol “Alt” serta<br />
disebelah tengah-kanan-bawah ada diantara tombol “Alt” dan tombol “Win Context Menu”. Untuk<br />
pembahasan selanjutnya tombol ini akan disebut dengan tombol “Win”. Banyak pengguna sistem<br />
operasi Microsoft®Windows®yang telah mengetahui bahwa menekan tombol windows ini akan<br />
mengaktifkan “Windows Start Menu”, namun sebenarnya memiliki kegunaan lebih dari itu bila<br />
dikombinasikan dengan tombol lain: </p>
<p>	Win  Mengaktifkan “Windows Start Menu”<br />
	Win + E  Membuka “Windows Explorer”<br />
	Win + R  Membuka kotak dialog “Run”<br />
	Win + F  Membuka “Windows Find”<br />
	Win + M  Meminimalisasi semua jendela aplikasi yang sedang terbuka<br />
	Win + Shift + M  Mengembalikan semua jendela yangtelah diminimalisasi<br />
	Win + D  Menampilkan layar desktop (seperti Win + M)<br />
	Win + Pause (Break)  Menampilkan “System Properties”  </p>
<p>Penekanan kombinasi tombol Win dengan tombol lain selain yang disebutkan diatas akan direspon<br />
seperti anda menekan tombol itu sendiri tanpa kombinasi tombol Win.<br />
Kombinasi Tombol “Ctrl” atau “Alt”<br />
Ada tombol spesial lain yang penekanan kombinasinya juga dapat digunakan untuk mempermudah<br />
pekerjaan anda sebagai berikut: </p>
<p>	Ctrl + Esc  Alternatif untuk mengaktifkan “Windows Start Menu” </p>
<p>	Alt + Tab	</p>
<p>Memilih jendela aplikasi yang sedang dibuka  (penekanan tombol “Tab”</p>
<p>beberapa kali dengan tetap menahan penekanan tombol “Alt” akan memindah pilihan ke<br />
aplikasi lain yang sedang dibuka)<br />
	Alt + Shift + Tab  Seperti pada penekanan kombinasi tombol “Alt + Tab” namun bekerja<br />
secara kebalikannya.<br />
	Alt + Esc  Berpindah ke jendela aplikasi lain secara berurutan.<br />
	Alt + Spacebar  Mengaktifkan menu kontrol untuk jendela yang sedang aktif<br />
	Alt + F4  Mengakhiri jalannya aplikasi yang sedang aktif.<br />
	Ctrl + F4		Menutup anak jendela atau dokumen di jende la aplikasi yang sedang aktif,<br />
namun tidak mengakhiri jalannya aplikasi. </p>
<p>	Alt + Enter	<br />
(disorot). </p>
<p>Menampilkan menu “Properties” dari shortcut atau aplikasi yang dipilih</p>
<p>Adapun cara -cara penekanan kombinasi tombol-tombol yang dijelaskan diatas, misalnya ko mbinasi<br />
penekanan tombol “Win + Shift + M” adalah sebagai berikut:<br />
 Tekan dan tahan tombol “Win”, jangan dilepaskan dulu<br />
 Tekan dan tahan tombol “Shift”, jangan lepaskan keduanya<br />
 Tekan tombol M  </p>
<p>Mendefinisikan sendiri shortcut anda<br />
Selain menggunakan shortcut yang telah tersedia, Windows®masih memiliki suatu rahasia, yaitu<br />
anda dapat mendefinisikan sendiri shortcut keyboard untuk menjalankan aplikasi yang anda<br />
inginkan. Sebarang program dapat diberi shortcutnya sendiri sesuai dengan keinginan anda. Anda<br />
dapat membuat shortcut untuk menjalankan suatu aplikasi yang sering anda gunakan dan anda<br />
tinggal menekan kombinasi tombol keyboard yang telah anda definisikan terlebih dahulu untuk<br />
menjalankan aplikasi tersebut.<br />
Misalnya saja anda sering menjalankan aplikasi “Microsoft Word®”, anda dapat membuat shortcut<br />
“Ctrl + Shift + W” untuk aplikasi tersebut. Caranya adalah sebagai berikut: </p>
<p>	Klik kanan mouse pada tombol “Windows Start Menu”<br />
	Dari menu yang muncul, klik “Explore”. Akan muncul “Windows Explorer”<br />
	Pilih  group direktori “Program” dan cari shortcut link ke aplikasi “Microsoft Word®”<br />
	Sorot shortcut link Microsoft Word (klik mouse 1x pada shortcut link itu)<br />
	Tekan “Alt + Enter” atau klik kanan mouse kemudian pilih properties<br />
	Cari bagian form isian yang mengatakan “Shortcut key” yang dapat anda temukan di<br />
tabulasi bagian “Shortcut” atau bagian “Program”<br />
	Untuk mendefinisikan shortcut keyboard “Ctrl + Shift + W” seperti yang telah direncanakan<br />
diatas, klik form shortcut key dan kemudian tekan dan tahan tombol “Ctrl”, lalu tekan dan<br />
tahan tombol “Shift” kemudian tekan tombol “W”.<br />
	Apabila kombinasi tombol tersebut telah digunakan, windows akan melakukan aksi yang<br />
telah ditentukan dengan kombinasi tombol itu, namun bila kombinasi tombol tersebut belum<br />
digunakan, di form itu akan muncul “Ctrl + Shift + W”.<br />
	Tutup jendela properties tersebut dengan melakukan klik tombol “OK”.<br />
	Cobalah sekarang menekan kombinasi tombol “Ctrl + Shift + W”. Aplikasi Microsoft<br />
Word® akan segera terbuka. </p>
<p>Sampai disini artikel tips mengenai keyboard shortcut. Penulis harap artikel singkat ini dapat<br />
berguna bagi anda dan orang lain disekitar anda. Anda dapat menemukan tips -tips lain mengenai<br />
keyboard shortcut ini dengan bertanya pada mahaguru “Google”. </p>
<p><strong><em>Tips dan Trik IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2004 IlmuKomputer.Com</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mzjune.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mzjune.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=35&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/keyboard-shorcut-di-microsoft-windows-98/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3bc3852ea937798e36a01f4517af74e4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mzjune</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tip n Tricks Ms. Word</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word-2/</link>
		<comments>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 02:59:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mzjune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mzjune.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Tombol pintas (shortcut) Windows XP adalah kombinasi tombol-tombol pada keyboard yg mewakili perintah/instruksi tertentu, umumnya berasal dari perintah klik kiri/kanan mouse. Contohnya: menekan tombol SHIFT ketika memasukkan CD ke dalam CD-ROM, ini akan mencegah CD dari berjalan secara otomatis. Tombol pintas ini cocok bagi anda yg terbiasa menjalankan instruksi-intruksi Windows atau program aplikasi dengan menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=32&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tombol  pintas  (shortcut)  Windows  XP  adalah  kombinasi  tombol-tombol  pada  keyboard  yg  mewakili<br />
perintah/instruksi  tertentu, umumnya  berasal  dari  perintah  klik  kiri/kanan  mouse.  Contohnya:  menekan  tombol<br />
SHIFT  ketika  memasukkan  CD  ke  dalam  CD-ROM,  ini  akan  mencegah  CD  dari  berjalan  secara  otomatis.<br />
Tombol  pintas  ini  cocok  bagi  anda  yg  terbiasa  menjalankan  instruksi-intruksi  Windows  atau  program  aplikasi<br />
dengan menggunakan keyboard. Selamat mencoba!<br />
<span id="more-32"></span><br />
Kumpulan Tombol Shortcut </p>
<p>Shortcut Natural Keyboard</p>
<p>Keterangan:<br />
 = Tombol logo Windows. Terletak di antara tombol ALT dan tombol CTRL pada bagian kiri keyboard.<br />
 = Tombol property. Terletak bersebelahan dengan tombol 	 pada bagian kanan keyboard </p>
<p>Tombol Keyboard </p>
<p> + BREAK </p>
<p> + D </p>
<p> + M </p>
<p> + SHIFT + M </p>
<p>Keterangan </p>
<p>Memunculkan / menutup menu dari menu START</p>
<p>Menampilkan kotak dialog System Properties</p>
<p>Menampilkan desktop. Bila desktop ditampilkan, maka semua jendela<br />
program akan di minimize-kan. Ulangi kembali 	 + D untuk kembali ke<br />
tampilan semula </p>
<p>Meminimize-kan jendela semua program yang sedang jalan </p>
<p>Mengembalikan (restore) jendela program ke posisi semula setelah di<br />
minimize ( 	 + M ) </p>
<p>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</p>
<p> + E </p>
<p> + F </p>
<p> + CTRL + F </p>
<p> + F1 </p>
<p> + L </p>
<p> + R </p>
<p> + U </p>
<p>Shortcut Umum Windows </p>
<p>Menjalankan program Windows Explorer</p>
<p>Menjalankan program pencarian file atau folder </p>
<p>Menjalankan program pencarian komputer dalam jaringan </p>
<p>Menjalankan program bantuan/panduan Windows </p>
<p>Log off dari akun user. Atau mengunci komputer jika sedang terhubung<br />
dalam jaringan.  </p>
<p>Menjalankan kotak dialog Run</p>
<p>Menjalankan program Utility Manager</p>
<p>Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih. Ini juga sama dengan<br />
melakukan klik kanan pada mouse. </p>
<p>2 </p>
<p>Shortcut-shortcut ini berlaku di semua program aplikasi Windows, contohnya Ms Word, Excel, Internet<br />
Explorer, dan lain-lain. </p>
<p>Tombol Keyboard </p>
<p>CTRL + C </p>
<p>CTRL + X </p>
<p>CTRL + V </p>
<p>Copy / menduplikat  </p>
<p>Cut </p>
<p>Paste / menyisipkan </p>
<p>Keterangan </p>
<p>CTRL + Z </p>
<p>DELETE </p>
<p>SHIFT + DELETE </p>
<p>CTRL<br />
(sambil melakukan<br />
drag) </p>
<p>CTRL + SHIFT<br />
(sambil melakukan<br />
drag) </p>
<p>Undo / mengembalikan ke keadaan sebelumnya / membatalkan perintah </p>
<p>Menghapus </p>
<p>Menghapus item (link menu, file, folder, dll) secara permanen tanpa<br />
menyimpannya di Recycle Bin</p>
<p>Menduplikat (copy) item yg dipilih </p>
<p>Membuat shortcut dari item yg dipilih </p>
<p>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</p>
<p>CTRL + </p>
<p>CTRL + </p>
<p>CTRL + </p>
<p>CTRL + </p>
<p>CTRL + SHIFT +<br />
tombol panah </p>
<p>Pindah ke awal kata berikutnya </p>
<p>Pindah ke awal kata sebelumnya </p>
<p>Pindah ke awal paragraf berikutnya </p>
<p>Pindah ke awal paragraf sebelumnya </p>
<p>Mem-blok teks </p>
<p>3 </p>
<p>SHIFT + tombol panah 	Memilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau di dalam desktop.<br />
Atau mem-blok teks dalam pengetikan dokumen </p>
<p>CTRL + A </p>
<p>F3 </p>
<p>ALT + ENTER </p>
<p>ALT + F4 </p>
<p>ALT + SPACEBAR </p>
<p>CTRL + F4 </p>
<p>ALT+TAB </p>
<p>ALT+ESC </p>
<p>F6 </p>
<p>F4 </p>
<p>SHIFT+F10 </p>
<p>CTRL+ESC </p>
<p>ALT + huruf menu yg<br />
bergaris bawah </p>
<p>F10 </p>
<p>Memilih / menyeleksi semua item atau teks </p>
<p>Menjalankan program pencarian file atau folder </p>
<p>Membuka kotak dialog Properties untuk item yang dipilih </p>
<p>Keluar dari program/aplikasi. Menutup item. </p>
<p>Menampilkan menu shortcut untuk jendela/window. </p>
<p>Menutup dokumen dalam sebuah program berbasis dokumen, seperti Ms<br />
Word, Excel, dll. </p>
<p>Berpindah fokus antar program-program yg sdg dijalankan bersamaan. </p>
<p>Berpindah fokus ke tampilan program berikutnya. (urutannya mulai dari yg<br />
pertama dijalankan) </p>
<p>Berpindah fokus ke elemen berikutnya di dalam desktop. (saat berada dalam<br />
tampilan desktop) </p>
<p>Menampilkan daftar pada Address bar dalam program Windows Explorer</p>
<p>Menampilkan menu shortcut. Sama dengan klik kanan mouse. </p>
<p>Menampilkan menu start</p>
<p>Menjalankan perintah menu yg dipilih. </p>
<p>Mengaktifkan / fokus pada menu dalam program. Setelah fokus pada menu,<br />
kita dapat melihat sub-sub menu-nya dgn menggunakan tombol panah </p>
<p>Membuka/menampilkan menu di sebelah kanannya (sub menu) </p>
<p>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</p>
<p>F5 </p>
<p>BACKSPACE </p>
<p>ESC </p>
<p>SHIFT<br />
(ketika sdg memasukkan<br />
CD/DVD ke dalam CD-<br />
ROM / DVD-ROM) </p>
<p>Membuka/menampilkan menu di sebelah kirinya. Atau menutup sub menu. </p>
<p>Me-refresh program desktop </p>
<p>Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam Windows Explorer</p>
<p>Membatalkan sebuah task / kotak dialog </p>
<p>Mencegah CD menjalankan program otomatisnya. </p>
<p>4 </p>
<p>Shortcut untuk kotak dialog </p>
<p>Tombol Keyboard </p>
<p>CTRL+TAB 	Pindah fokus ke tab berikutnya </p>
<p>Keterangan </p>
<p>CTRL+SHIFT+TAB </p>
<p>TAB </p>
<p>SHIFT+TAB </p>
<p>ALT + huruf yg bergaris<br />
bawah </p>
<p>ENTER </p>
<p>SPACEBAR </p>
<p>F1 </p>
<p>F4 </p>
<p>BACKSPACE </p>
<p>Shortcut Accessibility </p>
<p>Pindah fokus ke tab sebelumnya </p>
<p>Pindah fokus ke pilihan (option) berikutnya </p>
<p>Pindah fokus ke pilihan (option) sebelumnya </p>
<p>Fokus ke pilihan (option) yg dimaksud atau menjalankan perintah Tombol yg<br />
dimaksud </p>
<p>Menjalankan perintah tombol default </p>
<p>Memberi / menghilangkan tanda cek pada pilihan (option) </p>
<p>Menampilkan bantuan program </p>
<p>Menampilkan daftar-daftar yg ada di kotak daftar  </p>
<p>Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam kotak dialog Save As dan<br />
kotak dialog Open</p>
<p>Perintah-perintah berikut dapat diatur dalam  Control Panel. Yaitu pada pilihan Accessibility Options.</p>
<p>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</p>
<p>Tombol Keyboard </p>
<p>SHIFT (kanan)<br />
Selama delapan detik </p>
<p>ALT (kiri) + SHIFT<br />
(kiri) +<br />
PRINT SCREEN </p>
<p>ALT (kiri) + SHIFT<br />
(kiri) + NUM LOCK </p>
<p>SHIFT<br />
(tekan 5 kali) </p>
<p>NUM LOCK<br />
(tekan selama lima<br />
detik) </p>
<p>Menyetel FilterKeys </p>
<p>Menyetel High Contrast </p>
<p>Menyetel MouseKeys </p>
<p>Menyetel StickyKeys </p>
<p>Menyetel ToggleKeys </p>
<p>Keterangan </p>
<p>5 </p>
<p> + U </p>
<p>Menjalankan program Utility Manager</p>
<p>Shortcut untuk Windows Explorer </p>
<p>Tombol Keyboard </p>
<p>Keterangan </p>
<p>END </p>
<p>HOME </p>
<p>NUM LOCK + [*]<br />
(pada numeric<br />
keypad) </p>
<p>NUM LOCK + [+]<br />
(pada numeric<br />
keypad) </p>
<p>NUM LOCK + [-]<br />
(pada numeric<br />
keypad) </p>
<p>Menampilkan bagian bawah halaman </p>
<p>Menampilkan bagian atas halama </p>
<p>Menampilkan semua sub folder di bawah foder yg di pilih </p>
<p>Menampilkan isi dari foder yg di pilih </p>
<p>Menutup isi dari foder yg di pilih </p>
<p>Menutup isi dari foder yg di pilih, atau pindah ke folder induknya </p>
<p>Membentangkan isi folder yg dipilih, atau pindah fokus ke sub foder pertama </p>
<p>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</p>
<p>Penutup </p>
<p>di dalam folder yg dipilih </p>
<p>6 </p>
<p>Beberapa hal yg perlu anda perhatikan: </p>
<p>Beberapa shortcut keyboard bisa jadi tidak aktif jika StickyKeys diaktifkan pada Accessibility Options<br />
dalam Control Panel.<br />
Jika anda terhubung ke Microsoft Terminal Services Client, beberapa shortcut akan berubah. Untuk<br />
informasi mengenai hal ini, silahkan lihat dokumentasi online untuk Terminal Services Client. </p>
<p>Referensi<br />
Dokumentasi Microsoft Windows XP Professional Edition </p>
<p>Biografi Penulis<br />
Nur Ns, saat ini sedang menyelesaikan S1-nya di STMIK Indonesia.</p>
<p><strong><em>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mzjune.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mzjune.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=32&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3bc3852ea937798e36a01f4517af74e4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mzjune</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tip n Tricks Windows XP</title>
		<link>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word/</link>
		<comments>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 02:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mzjune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips n Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mzjune.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda sering mengetik menggunakan Microsoft Word, anda pasti sering menggunakan tombol-tombol pintas (shortcut) seperti CTRL+C (untuk meng-copy teks), CTRL+S (untuk menyimpan dokumen) atau yang lain. Tombol-tombol shortcut tersebut sangat membantu karena lebih praktis dan cepat, jadi tidak perlu lagi susah-susah meng-klik menu yang notabene membuang waktu dan membosankan. Dalam tulisan ini akan dilampirkan tombol-tombol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=29&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda sering mengetik menggunakan Microsoft Word, anda pasti sering menggunakan tombol-tombol pintas (shortcut) seperti CTRL+C (untuk meng-copy teks), CTRL+S (untuk menyimpan dokumen) atau yang lain. Tombol-tombol shortcut tersebut sangat membantu karena lebih praktis dan cepat, jadi tidak perlu lagi susah-susah meng-klik menu yang notabene membuang waktu dan membosankan.  Dalam tulisan ini akan dilampirkan tombol-tombol shortcut beserta penjelasannya.<br />
	! Harap diperhatikan, daftar tombol shorcut yang dijelaskan pada tulisan ini diambil dari dokumentasi Microsoft Word 2003, jadi bagi anda yang menggunakan versi Word di bawah versi 2003, kemungkinan akan menemukan beberapa shorcut yang tidak berfungsi sebagaimana yang dijelaskan. Namun tidak perlu kecewa, karena kebanyakan shorcut-shorcut yang dijelaskan di tulisan ini berlaku di semua versi Microsoft Word. Nah, semoga  tulisan ini bisa bermanfaat dan selamat mencoba<br />
<span id="more-29"></span><br />
Berhubungan Dengan Dokumen dan Jendela dokumen/window</p>
<p>CTRL+N	Membuat dokumen baru<br />
CTRL+O	Membuka dokumen.<br />
CTRL+S	Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit<br />
CTRL+W	Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau tidak.<br />
CTRL+ALT+S	Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian. Setelah mengetik CTRL+ALT+ S, klik pada posisi yang diinginkan.<br />
SHIFT+ALT+C	Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (CTRL+ALT+ S)<br />
CTRL+ALT+P	Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout. Lihat menu View<br />
CTRL+ALT+O	Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline. Lihat menu View<br />
CTRL+ALT+N	Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Normal. Lihat menu View<br />
ALT+R	Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading. Lihat menu View</p>
<p>Berhubungan Dengan Pencarian dan Penelusuran Dalam Dokumen</p>
<p>CTRL+F	Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen<br />
ALT+CTRL+Y	Melanjutkan pencarian CTRL+F setelah kotak dialog pencarian ditutup<br />
CTRL+H	Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain<br />
CTRL+G	Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya.<br />
ALT+CTRL+Z	Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen, atau antar dokumen dengan email yang diedit di MS Word.<br />
Tombol arah/panah:<br />
←  ↑  →  ↓	Menggerakkan kursor sesuai arah tanda panah<br />
PAGE UP atau PAGE DOWN	Pindah ke atas batas atau ke bawah batas halaman yang ditampilkan di monitor<br />
ALT+CTRL+PAGE UP	Pindah ke awal tampilan di monitor<br />
ALT+CTRL+PAGE DOWN	Pindah ke akhir tampilan di monitor<br />
CTRL+HOME	Pindah ke awal dokumen<br />
CTRL+END	Pindah ke akhir dokumen<br />
HOME	Pindah ke awal baris<br />
END	Pindah ke akhir baris</p>
<p>Berhubungan Dengan Cetak/Print dan Print Preview</p>
<p>CTRL+P	Cetak dokumen (membuka kotak dialog Print)<br />
ALT+CTRL+I<br />
Atau<br />
CTRL+F2	Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar</p>
<p>Tombol arah / panah:<br />
←  ↑  →  ↓	Pindah ke halaman tertentu sesuai arah panah dalam tampilan print preview</p>
<p>PAGE UP atau PAGE DOWN	Pindah ke halaman sebelumnya atau sesudahnya dalam tampilan print preview</p>
<p>CTRL+HOME	Pindah ke halaman pertama dalam tampilan print preview</p>
<p>CTRL+END	Pindah ke halaman terakhir dalam tampilan print preview</p>
<p>Berhubungan Dengan Footnote dan Endnote</p>
<p>ALT+CTRL+F	Menambahkan footnote<br />
ALT+CTRL+D	Menambahkan endnote</p>
<p>Berhubungan Dengan delete, copy dan move </p>
<p>BACKSPACE	Menghapus satu karakter ke kiri<br />
CTRL+BACKSPACE	Menghapus satu kata ke kiri<br />
DELETE	Menghapus satu karakter ke kanan<br />
CTRL+DELETE	Menghapus satu kata ke kanan<br />
CTRL+X	Cut : Mengambil teks/gambar<br />
CTRL+C	Copy: menduplikat teks/gambar<br />
CTRL+C, C	Memunculkan daftar teks yang telah di-copy atau di-cut<br />
F2	Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.<br />
CTRL+V	Paste: menyisipkan teks/gambar yang telah di-cut atau di-copy.</p>
<p>Berhubungan dengan Karakter/simbol spesial</p>
<p>CTRL+F9	Membuat sebuah field<br />
SHIFT+ENTER	Membuat baris baru<br />
CTRL+ENTER	Membuat halaman baru<br />
CTRL+SHIFT+ENTER	Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru, atau orientasi halamannya (portrait/landscape) bisa beda.<br />
CTRL+SHIFT+SPACEBAR	Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris.<br />
ALT+CTRL+C	Simbol Copyright ( © )<br />
ALT+CTRL+R	Simbol Registered Trademark ( ® )<br />
ALT+CTRL+T	Simbol Trademark ( ™ )<br />
“kode simbol”, ALT+X	Memasukkan simbol tertentu. Caranya: tulis dulu kode simbolnya, lalu tekan ALT+X. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol. Contoh : untuk menulis simbol ∑ , ketik 2211 lalu tekan ALT+X. Kode simbol berupa kode Unicode (Hexadesimal).<br />
ALT+”kode simbol”	Memasukkan simbol tertentu sesuai dengan kode simbolnya (desimal ANSI). Kode simbolnya berupa angka-angka yang harus diketikkan melalui Keypad Numeric. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol.</p>
<p>Berhubungan dengan menyorot / memblok teks</p>
<p>SHIFT+”tombol panah”<br />
Atau<br />
SHIFT+”klik mouse”	Menyorot teks. Caranya: tekan tombol SHIFT (jangan dulu dilepas) lalu tekan tombol tanda panah atau klik di tempat yang diinginkan.<br />
CTRL+”sorot yang lain”	Menyorot teks terpisah. Caranya: setelah menyorot sebuah teks, anda bisa juga menyorot teks lain yang bukan lanjutan dari teks tersebut dengan menekan tombol CTRL.<br />
F8	Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT. Caranya: tekan F8 satu kali, lalu tekan tombol panah ke arah yang anda inginkan. Untuk mengakhiri mode penyorotan, tekan ESC. Jika anda tekan F8 dua kali, secara otomatis akan menyorot satu kata, jika tekan F8 tiga kali akan menyorot satu kalimat, dan seterusnya. Untuk mengurangi ukuran penyorotan, tekan SHIFT+F8. Jangan lupa menekan ESC untuk mengakhiri mode penyorotan.<br />
ESC	Mengakhiri mode penyorotan.<br />
SHIFT+HOME	Menyorot hingga ke awal baris<br />
SHIFT+END	Menyorot hingga ke akhir baris<br />
SHIFT+PAGE DOWN	Menyorot hingga satu layar ke bawah<br />
SHIFT+PAGE UP	Menyorot hingga satu layar ke atas<br />
CTRL+SHIFT+HOME	Menyorot hingga ke awal dokumen<br />
CTRL+SHIFT+END	Menyorot hingga ke akhir dokumen<br />
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE UP	Menyorot hingga ke awal tampilan di monitor<br />
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE DOWN	Menyorot hingga ke akhir tampilan di monitor<br />
CTRL+A	Menyorot seluruh isi dokumen<br />
CTRL+SHIFT+F8 kemudian tekan tombol panah 	Menyorot teks secara vertikal<br />
TAB	Menyorot isi sel berikutnya dalam tabel<br />
SHIFT+TAB	Menyorot isi sel sebelumnya dalam tabel</p>
<p>Berhubungan dengan pergerakan kursor</p>
<p>Panah (kiri, kanan, atas, bawah)	Pindah satu karakter/huruf ke (kiri, kanan, atas, bawah)<br />
CTRL+”panah kiri”	Pindah satu karakter/huruf ke kiri<br />
CTRL+”panah kanan”	Pindah satu karakter/huruf ke kanan<br />
CTRL+”panah atas”	Pindah satu paragraf ke atas<br />
CTRL+”panah bawah”	Pindah satu paragraf ke bawah<br />
END	Pindah ke akhir baris<br />
HOME	Pindah ke awal baris<br />
ALT+CTRL+PAGE UP	Pindah ke awal tampilan di monitor<br />
ALT+CTRL+PAGE DOWN	Pindah ke akhir tampilan di monitor<br />
PAGE UP	Pindah satu halaman ke atas<br />
PAGE DOWN	Pindah satu halaman ke bawah<br />
CTRL+PAGE DOWN	Pindah ke awal halaman berikutnya<br />
CTRL+PAGE UP	Pindah ke awal halaman sebelumnya<br />
CTRL+END	Pindah ke akhir dokumen<br />
CTRL+HOME	Pindah ke awal dokumen<br />
TAB	Pindah satu sel ke kanan (dalam tabel)<br />
SHIFT+TAB	Pindah satu sel ke kiri (dalam tabel)<br />
ALT+HOME	Pindah ke sel paling kiri (dalam tabel)<br />
ALT+END	Pindah ke sel paling kanan (dalam tabel)<br />
ALT+PAGE UP	Pindah ke sel paling atas dalam satu kolom (dalam tabel)<br />
ALT+PAGE DOWN	Pindah ke sel paling bawah dalam satu kolom (dalam tabel)<br />
“panah atas”	Pindah ke baris sebelumnya/atas (dalam tabel)<br />
“panah bawah”	Pindah ke baris sesudahnya/bawah (dalam tabel)</p>
<p>Berhubungan dengan pemformatan teks</p>
<p>CTRL+SHIFT+C	Meng-copy / menduplikat format dari teks (Ingat!, bukan tulisannya melainkan formatnya. Misalnya : ukuran dan jenis huruf, jarak spasi antar baris, dsb)<br />
CTRL+SHIFT+V	Menyisipkan format teks setelah di CTRL+SHIFT+C<br />
CTRL+SHIFT+F	Merubah jenis huruf<br />
CTRL+SHIFT+P	Merubah ukuran huruf<br />
CTRL+SHIFT+&gt;	Memperbesar ukuran huruf<br />
CTRL+SHIFT+&lt;	Memperkecil ukuran huruf<br />
CTRL+]	Memperbesar ukuran huruf 1 poin<br />
CTRL+[	Memperkecil ukuran huruf 1 poin<br />
CTRL+D	Mengubah format huruf. Ini akan memunculkan kotak dialog yang berkaitan dengan pemformatan huruf secara lengkap.<br />
SHIFT+F3	Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi SHIFT+F3 sampai kembali ke semula<br />
CTRL+SHIFT+A	Mem-format teks menjadi huruf kapital semuanya<br />
CTRL+B	Menebalkan teks. Contoh:  Ini tebal<br />
CTRL+U	Menambahkan garis bawah. Contoh: ini garis bawah<br />
CTRL+SHIFT+W	Menambahkan garis bawah hanya pada teksnya saja, bukan pada spasi antar kata. Contoh: ini garis bawah<br />
CTRL+SHIFT+D	Menambahkan garis bawah dobel. Contoh: ini garis bawah<br />
CTRL+SHIFT+H	Memformat teks menjadi tidak terlihat (hilang). Untuk melihat teks yang diformat hilang, kllik menu Tools, Options, lalu pada tab View, perhatikan bagian Formatting marks, berikan tanda cek pada opsi All, lalu klik tombol OK.<br />
CTRL+I	Memiringkan teks. Contoh: ini miring<br />
CTRL+SHIFT+K	Memformat teks menjadi huruf kecil semuanya<br />
CTRL + ”=” (tanda sama dengan)	Menempatkan teks pada posisi pangkat bawah. Contoh: H2O<br />
CTRL + SHIFT + “+” (tanda tambah)	Menempatkan teks pada posisi pangkat atas. Contoh: 52 = 25<br />
CTRL+SPACEBAR (tombol spasi)	Menghilangkan format yang telah dilakukan<br />
CTRL+SHIFT+Q	Mengubah teks menjadi berjenis huruf simbol<br />
CTRL + SHIFT + * 	Menampilkan huruf-huruf yang tidak terlihat atau yang tidak dapat dicetak<br />
SHIFT+F1<br />
lalu klik pada teks yang ingin dilihat formatnya	Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)<br />
CTRL+1	Menerapkan jarak antar baris 1 spasi<br />
CTRL+2	Menerapkan jarak antar baris 2 spasi<br />
CTRL+5	Menerapkan jarak antar baris 1.5 spasi<br />
CTRL+0	Menambahkan/menghilangkan jarak 1 spasi pada awal paragraf<br />
CTRL+E	Membuat teks menjadi rata tengah<br />
CTRL+J	Membuat teks menjadi rata kiri dan kanan<br />
CTRL+L	Membuat teks menjadi rata kiri<br />
CTRL+R	Membuat teks menjadi rata kanan<br />
CTRL+M	Menambah margin pada sebelah kiri<br />
CTRL+SHIFT+M	Menghilangkan tambahan margin kiri setelah di CTRL+M<br />
CTRL+T	Menambahkan indent menggantung<br />
CTRL+SHIFT+T	Mengurangi jarak indent menggantung<br />
CTRL+Q	Menghilangkan semua format yang telah dilakukan sehingga menjadi biasa / tanpa pemformatan<br />
CTRL+SHIFT+S	Mengubah style teks<br />
ALT+CTRL+K	Memulai AutoFormat<br />
CTRL+SHIFT+N	Menerapkan style Normal<br />
ALT+CTRL+1	Menerapkan style Heading 1<br />
ALT+CTRL+2	Menerapkan style Heading 2<br />
ALT+CTRL+3	Menerapkan style Heading 3<br />
CTRL+SHIFT+L	Menerapkan style List / daftar</p>
<p>Berhubungan dengan mail merge</p>
<p>ALT+SHIFT+K	Menampilkan sebuah mail merge<br />
ALT+SHIFT+N	Menggabungkan dokumen<br />
ALT+SHIFT+E	Mengedit data dokumen mail merge<br />
ALT+SHIFT+F	Memasukkan sebuah field mail merge<br />
ALT+SHIFT+D	Memasukkan field tanggal (Date)<br />
ALT+CTRL+L	Memasukkan field daftar (List)<br />
ALT+SHIFT+P	Memasukkan field nomor halaman<br />
ALT+SHIFT+T	Memasukkan field waktu (jam / Time)<br />
CTRL+F9	Memasukkan field kosong<br />
CTRL+SHIFT+F7	Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge<br />
F9	Mengupdate field yang sedang ditunjuk kursor saat itu<br />
CTRL+SHIFT+F9	Menghilangkan hubungan sebuah link<br />
SHIFT+F9	Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)<br />
ALT+F9	Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)<br />
ALT+SHIFT+F9	Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya<br />
F11	Pindah ke field berikutnya<br />
SHIFT+F11	Pindah ke field sebelumnya<br />
CTRL+F11	Mengunci field<br />
CTRL+SHIFT+F11	Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci</p>
<p>Shortcut Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>F1	Membuka panduan Microsoft Word<br />
F2	Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.<br />
F3	Memasukkan AutoText<br />
F4	Mengulangi proses / pengetikan yang terakhir dilakukan<br />
F5	Membuka kotak dialog pencarian (cara singkat menuju bagian tertentu di dalam dokumen)<br />
F6	Menuju ke frame / panel berikutnya<br />
F7	Membuka kotak dialog Spelling and Grammar<br />
F8	Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT. Caranya: tekan F8 satu kali, lalu tekan tombol panah ke arah yang anda inginkan. Untuk mengakhiri mode penyorotan, tekan ESC. Jika anda tekan F8 dua kali, secara otomatis akan menyorot satu kata, jika tekan F8 tiga kali akan menyorot satu kalimat, dan seterusnya. Untuk mengurangi ukuran penyorotan, tekan SHIFT+F8. Jangan lupa menekan ESC untuk mengakhiri mode penyorotan.<br />
F9	Mengupdate field yang dipilih / disorot<br />
F10	Mengaktifkan bar menu untuk diakses oleh keyboard<br />
F11	Menuju ke field berikutnya<br />
F12	Menyimpan dokumen dengan nama baru. Ini sama dengan meng-klik menu File, Save As.</p>
<p>Tombol CTRL dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>CTRL+F2	Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar</p>
<p>CTRL+F3	Mengambil teks untuk Autotext<br />
CTRL+F4	Menutup jendela dokumen (sekaligus menutup dokumen)<br />
CTRL+F5	Mengembalikan (restore) ukuran jendela dokumen setelah di maximize<br />
CTRL+F6	Pindah ke dokumen lain (jika membuka lebih dari satu file dokumen Word)<br />
CTRL+F7	Menjalankan perintah Move (shortcut untuk title bar)<br />
CTRL+F8	Menjalankan perintah Size (shortcut untuk title bar)<br />
CTRL+F9	Membuat sebuah field untuk karakter spesial (simbol)<br />
CTRL+F10	Membuat jendela Microsoft Word menjadi berukuran Maximize<br />
CTRL+F11	Mengunci field pada mail merge<br />
CTRL+F12	Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan mengklik menu File, Open.</p>
<p>Tombol SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>SHIFT+F1	Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)<br />
SHIFT+F2	Menduplikat (copy) teks<br />
SHIFT+F3	Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi SHIFT+F3 sampai kembali ke semula<br />
SHIFT+F4	Mengulangi /melanjutkan proses pencarian Find atau GoTo<br />
SHIFT+F5	Meletakkan kursor pada posisi teks yang terakhir kali dilakukan perubahan<br />
SHIFT+F6	Menuju ke frame / panel sebelumnya<br />
SHIFT+F7	Membuka kotak dialog Thesaurus<br />
SHIFT+F8	Menghilangkan tanda penyorotan / seleksi<br />
SHIFT+F9	Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)<br />
SHIFT+F10	Memperlihatkan menu klik kanan pada posisi kursor<br />
SHIFT+F11	Pindah ke field sebelumnya<br />
SHIFT+F12	Menyimpan dokumen. Ini sama dengan mengklik menu File, Save</p>
<p>Tombol ALT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>ALT+F1	Meletakkan kursor pada field berikutnya. Field di sini bisa berupa teks yang mengandung link, ataupun teks-teks tertentu lainnya<br />
ALT+F3	Membuat sebuah entry AutoText<br />
ALT+F4	Keluar dari program aplikasi Microsoft Word<br />
ALT+F5	Mengembalikan ukuran jendela Microsoft Word jika sedang maximize.<br />
ALT+F7	Mencari kesalahan dalam penulisan. Ini bisa berfungsi jika kotak cek “Check spelling as you type” diaktifkan. (lihat di menu Tools, Options, klik tab Spelling &amp; Grammar)<br />
ALT+F8	Menjalankan sebuah macro.<br />
ALT+F9	Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)<br />
ALT+F10	Memaksimalkan (maximize) tampilan jendela program Microsoft Word<br />
ALT+F11	Menampilkan jendela penulisan kode Microsoft Visual Basic</p>
<p>Tombol CTRL+SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>CTRL+SHIFT+F3	Menuliskan isi dari Spike (entry AutoText spesial)<br />
CTRL+SHIFT+F5	Mengedit bookmark. (membuka kotak dialog bookmark)<br />
CTRL+SHIFT+F6	Pindah ke jendela dokumen yang lain (jika pada saat bersamaan, membuka lebih dari satu file Word)<br />
CTRL+SHIFT+F7	Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge<br />
CTRL+SHIFT+F8 kemudian tekan tombol panah 	Menyorot teks secara vertikal<br />
CTRL+SHIFT+F9	Menghilangkan hubungan sebuah link<br />
CTRL+SHIFT+F11	Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci<br />
CTRL+SHIFT+F12	Membuka kotak dialog Print. Sama dengan CTRL+P</p>
<p>Tombol CTRL+ALT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>CTRL+ALT+F1	Menampilkan informasi mengenai komputer yang sedang digunakan.<br />
CTRL+ALT+F2	Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Open.</p>
<p>Tombol ALT+SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)</p>
<p>ALT+SHIFT+F1	Meletakkan kursor pada field sebelumnya. Field di sini bisa berupa teks yang mengandung link, ataupun teks-teks tertentu lainnya<br />
ALT+SHIFT+F2	Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Save.<br />
ALT+SHIFT+F9	Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya<br />
ALT+SHIFT+F10	Menampilkan menu atau pesan untuk smart tag.<br />
ALT+SHIFT+F11	Menjalankan Microsoft Script Editor</p>
<p>Referensi<br />
Dokumentasi Microsoft Word 2003</p>
<p>Biografi Penulis<br />
Nur Ns, saat ini sedang menyelesaikan S1-nya di STMIK Indonesia.</p>
<p><em><strong>Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com<br />
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mzjune.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mzjune.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mzjune.wordpress.com&amp;blog=6003775&amp;post=29&amp;subd=mzjune&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mzjune.wordpress.com/2009/02/08/tip-n-tricks-ms-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3bc3852ea937798e36a01f4517af74e4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mzjune</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
